Upaya transformasi fasilitas literasi terus digulirkan oleh SMPN 265 Jakarta demi menyesuaikan perkembangan era digital. Di samping menerapkan inovasi pembelajaran gamification ipa, sekolah kini meresmikan Program Pojok Baca Digital E-Library. Inisiatif modern ini dirancang untuk mempermudah akses membaca buku bagi seluruh siswa melalui perangkat elektronik.
Fasilitas pojok baca berbasis teknologi ini ditempatkan di beberapa sudut strategis koridor dan perpustakaan sekolah. Setiap titik dilengkapi dengan komputer PC, tablet, serta pemindai kode QR untuk mengunduh ribuan koleksi buku digital secara gratis. Aksesibilitas cepat ini meningkatkan daya tarik membaca di tengah kegemaran siswa pada gawai.
Sistem E-Library yang terintegrasi menyediakan pustaka bacaan yang sangat beragam, mulai dari buku pelajaran, karya sastra, hingga ensiklopedia populer. Siswa dapat meminjam dan membaca buku secara digital kapan saja serta di mana saja menggunakan akun siswa terverifikasi. Transmisi literasi ini memperluas pengetahuan tanpa keterbatasan fisik buku.
Aktivitas membaca digital ini juga dilengkapi dengan fitur catatan serta kuis singkat untuk mengukur pemahaman isi buku oleh murid. Tim pustakawan sekolah secara berkala memberikan apresiasi kepada siswa yang paling aktif membaca di platform digital tersebut. Dorongan kompetisi positif ini memicu budaya membaca masif.
Kehadiran sarana membaca modern ini mendapat sambutan antusias dari seluruh peserta didik yang merindukan variasi literasi. Suasana membaca yang nyaman dan canggih membuat pojok baca digital selalu ramai dikunjungi saat jam istirahat. Budaya membaca di lingkungan sekolah pun tumbuh pesat secara alami.
Langkah SMPN 265 menghadirkan sarana membaca digital e-library mempertegas kesiapan sekolah menghadapi era pendidikan modern. Kemudahan akses ilmu pengetahuan berbasis teknologi meningkatkan mutu pembelajaran para murid secara signifikan. Diharapkan inovasi literasi ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain.
